Selasa, 08 April 2014

Fans Abal-abal? Nonton Madrid Saja di Rumah!


Jose Mourinho tak mau didukung fans abal-abal Chelsea. © AFP

Jose Mourinho mendesak fans menggalang keyakinan bahwa Chelsea bisa melewati hadangan PSG di Liga Champions, sekaligus menegaskan ia tak perlu dukungan fans abal-abal di Stamford Bridge.

The Blues punya misi sangat berat untuk membalikkan ketinggalan 1-3 dari leg pertama perempat final di Paris pekan lalu. Namun The Special One optimis mereka masih bisa melaju ke empat besar, dan ia pun menginginkan keyakinan serupa dari para pendukung Chelsea.

"Liga Champions belum usai - jauh dari usai. Jika seorang pemain tak yakin dengan itu, lebih baik ia di rumah saja. Jika ada suporter yang tak yakin juga, lebih baik tinggal di rumah dan menyaksikan Borussia Dortmund versus Real Madrid di televisi," ujarnya sinis.

Tak hanya di Eropa, dengan kans Premier League sudah mulai menguap pun Mourinho ogah menyerah. "Kami masih punya enam laga untuk dimainkan. Momen di mana kami tak mau memberikan segalanya untuk menang, maka kami bukanlah profesional yang baik. Saya takkan menerima itu dalam diri saya ataupun pemain saya," imbuhnya.


Sempat Ditolak Karena Gigi, Cissokho Kembali Diminati


Aly Cissokho. © AFP

Pemain Liverpool, Aly Cissokho, disebut-sebut tengah bersiap meninggalkan klub untuk menuju AC Milan di akhir musim ini.

Menariknya, sosok yang kerap beroperasi di sisi kiri pertahanan tersebut sebelumnya pernah hampir menjadi penggawa Rossoneri di tahun 2009.

Penyebabnya cukup unik, tim medis Milan menemukan salah satu gigi sang pemain berlubang dan hal tersebut dianggap bakal mengganggu kinerja pemain di atas lapangan. Transfer pun batal.

Namun menurut klaim Metro, raksasa Italia kini kembali menabur minat pada pemain berusia 26 tahun tersebut dan siap mempermanenkan statusnya, yang masih menjadi milik Valencia, mulai musim depan.

Cissokho musim ini hanya tampil sebanyak 18 kali di bawah asuhan Brendan Rodgers.

Gerrard Beber Trik Kotor West Ham Kerjai Liverpool


Steven Gerrard. © AFP

Steven Gerrard membeberkan trik kotor yang dilakukan oleh West Ham pekan lalu, agar Liverpool tidak sampai menang ketika kedua tim bertemu di Upton Park.

The Reds sendiri akhirnya menang 2-1 berkat dua gol penalti dari sang kapten, namun gelandang Inggris tersebut mengungkap bahwa The Hammers melakukan trik kotor di luar lapangan untuk menghambat mereka.

"Itu adalah laga yang cukup sulit. Kami tahu apa yang bakal kami hadapi dan kami mendapat sedikit lebih banyak dari itu. Sebuah ruang ganti yang amat panas, lapangan yang kering, dan tempat parkir bus yang berjarak satu mil jauhnya," tutur Gerrard menurut laporan Metro.

"Saya pikir mereka mencoba berbagai cara untuk membuat kami jengkel. Namun itu adalah ujian yang bagus untuk karakter kami," pungkasnya.

Liverpool saat ini ada di puncak klasemen sementara Premier League dengan keunggulan dua poin atas Chelsea.

MU Tak Silau Dengan Rekor Kandang Bayern


Ashley Young © AFP

Winger Manchester United, Ashley Young mengungkapkan dukungan terhadap timnya jelang lawatan terjal ke Allianz Arena menghadapi Bayern Munich. Kedua klub akan kembali berduel dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions setelah mengantongi hasil imbang 1-1 di Old Trafford pekan lalu.

Pemain 28 tahun ini mengetahui bahwa Die Roten memiliki rekor mentereng di partai kandang, dengan tak terkalahkan di kompetisi domestik sejak tahun 2012. Namun di sisi lain mereka juga kerap kesulitan menghadapi tim Inggris di Bavaria, seperti yang terjadi dalam bentrok melawan Chelsea, Arsenal, dan Manchester City.

Young meminta rekan-rekannya tak terlalu memikirkan teror pendukung tuan rumah dan lebih fokus untuk menemukan cara membekuk Bayern.

"Kami mengerti bahwa Bayern memiliki reputasi hebat di laga kandang, namun yang terpenting adalah kami harus berkonsentrasi pada diri kami sendiri dan tak terlalu mengkhawatirkan kondisi lawan," ungkap Young seperti dilansir United Uncovered.

"Kami harus memaksimalkan setiap peluang dan bertahan dengan baik, sama seperti pada leg pertama. Jika kami bisa mengulang penampilan yang sama, saya pikir hasil positif bisa kami raih."

Alumnus akademi sepakbola Watford ini sendiri kemungkinan tak ikut dalam rombongan yang berangkat ke Jerman. Young mengalami cedera ligamen tangan yang cukup parah dalam laga terakhir kontra Newcastle.

Atletico Bagai Kebalikan Barcelona


Xavi. © AFP

Xavi menyebut Atletico Madrid tak ubahnya sebagai kebalikan dari Barcelona, terutama dalam hal filosofi permainan.

Jika Barcelona adalah tim yang dibentuk untuk filosofi permainan ofensif, maka Atleti justru kerap tampil baik ketika bertahan. Hal ini tentu patut menjadi perhatian, jelang duel leg kedua perempat final Liga Champions di Vicente Calderon (10/04).

"Kami harus menang dan hal tersebut menguntungkan bagi kami karena kami adalah tim yang gemar menyerang, namun kami akan menghadapi lawan yang justru bermain dengan cara sebaliknya," tutur Xavi menurut laporan situs resmi klub.

"Atletico mampu memotong ruang pergerakan kami, tidak mudah untuk membuat peluang mencetak gol (melawan mereka) dan kami harus tampil luwes di pertandingan nanti, mengoper bola dengan cepat. Ini bakal jadi laga yang berat," pungkasnya.

Laga leg pertama antara kedua tim yang berlangsung di Camp Nou pekan lalu berakhir dengan skor imbang 1-1.